Akankah Pengenaan Tarif Amerika Serikat terhadap Tiongkok Akan Memberikan Dampak Negatif Signifikan pada Industri Furnitur Tiongkok?
Tinggalkan pesan
Menanggapi rencana Trump untuk mengenakan tarif sebesar 60% terhadap Tiongkok selama kampanye kepresidenannya, Wang Shouwen, Negosiator Perdagangan Internasional dan Wakil Menteri Perdagangan, menyatakan pada pengarahan kebijakan rutin yang diadakan oleh Kantor Informasi Dewan Negara pada pagi hari tanggal 22 November bahwa perekonomian Tiongkok telah menunjukkan ketahanan yang kuat, potensi dan vitalitas yang besar. Kita sedang membangun pola pembangunan baru dengan peredaran dalam negeri sebagai andalan dan peredaran dalam dan luar negeri saling menguatkan. Kita mempunyai kemampuan untuk mengatasi dan melawan dampak guncangan eksternal. Sementara itu, sejarah menunjukkan bahwa penerapan tarif terhadap Tiongkok oleh suatu negara tidak menyelesaikan masalah defisit perdagangannya sendiri. Sebaliknya, hal tersebut menaikkan harga produk yang diimpor dari China dan negara lain. Karena tarif akhir dibayar oleh konsumen dan pengguna akhir di negara pengimpor, hal ini pasti akan menyebabkan kenaikan harga pembayaran konsumen, biaya pengguna yang lebih tinggi, dan inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga.
Dalam 10 bulan pertama tahun 2023, sebesarmebelproduk terkait yang diekspor dari Tiongkok ke Amerika Serikat mencapai 16,588 miliar dolar AS, menyumbang 27,39% dari totalmebeljumlah ekspor pada tahun itu. Amerika Serikat masih menjadi eksportir terbesar di Tiongkokindustri mebel.
Jadi, masih belum diketahui apakah penerapan tarif oleh Trump akan berdampak negatif pada industri furnitur Tiongkok, dan diyakini akan mendorong lebih banyak inovasi dan kemajuan.








